Dalam
banyak kesempatan saya selalu mengatakan bahwa Film Bollywood itu “Gila!”, ya
meski tidak semuanya. Bagi yang belum tahu banyak yang mengiria Film Bollywood
hanya diisi adegan meyanyi secara kolosal, menangis dan cinta-cinta romantik antara
tokoh lelaki dan perempuan. Bagi yang masih berfikir demikian, maka
cepat-cepatlah masuk dalam golongan orang yang judgemental, hehe.
Salah
satu Film yang membuat saya cukup kagum dan takjub adalah “Dangal”, film yang
rilis pada tahun 2017 ini benar-benar menyuguhkan tidak hanya hiburan, dan
inspirasi tetapi juga dedikasi dan kejutan lainnya. Bagaimana tidak? Amir Khan
yang berperan sebagai Tokoh Mahavir Singh Phogat bertransformasi dari karakter
Bapak usia 58 tahunan dengan perut gendutnya, menjadi pria muda usia 40 tahunan
dengan body-fit, tentu dengan proses yang panjang. Ya! Sebuah dedikasi dan
totalitas.
Film
yang diproduseri oleh Amir Khan Production ini menggandengn Disney untuk
menggarapnya. Dari sini sudah terbayang akan seperti apa Karya yang dihasilkan.

Dangal
merupakan Film yang terinspirasi dari Mahavir Singh Phogat, mantan juara gulat
tingkat Nasional di India. Karena tuntutan orang tua untuk lebih realistis ia
tidak meneruskan ke Karir Internasional. Dengan pertimbangan “Mau makan apa
dengan dari hasil kompetisi sebagai atlet Gulat?”.
Waktu
bergulir Ia ingin melanjutkan mimpinya meraih medali emas di Tingkat Internasional
untuk negaranya. Namun, semesta sepertinya tidak berpihak kepadanya, hingga
anak ke-4 ia gagal memperoleh anak laki-laki. Hampir putus asa untuk mewujudkan
mimpinya, Mahavir selalu percaya bahwa akan ada jalan lain akan obsesi dan
impiannya. Ia melihat potensi yang ada pada dua anak perempuannya Geeta dan
Babita Phogat, dengan penuh keyakinan ia memutuskan untuk melatih kedua anaknya
tersebut sedari kecil untuk menjadi pegulat profesional.
Film
besutan Nitesh Tiwari ini semakin mengkukuhkan Amir Khan di kancah perfilman
dunia. Melalui rumah produksinya Amir Khan sukses memenuhi ekspektasi penonton
akan suguhan film yang berkualitas serta penuh dedikasi. Jejak Amir Khan tidak
diragukan lagi, film-film sebelumnya selalu meraih kesuksesan fantastis, sebut
saja PK (2014) masih menyandang status sebagai film terlaris India sepanjang masa.
Selain itu ada 3 Idiots yang masih termasuk dalam 10 besar film Bollywood
tersukses secara komersil.
Seperti
film-film Bollywood pada umumnya, film berdurasi hampir 3 Jam. Alih-alih
membuat bosan, film ini justru mampu membawa penonton pada titik paling sensitif.
Dangal tidak hanya menghibur ataupun film yang sekadar membuat penontonnya
terharu biru karena hubungan ayah dan anak. Film ini secara halus mengajarkan
berbgai nilai humanisme dari sisi yang sangat detail, yakni value anak yang
terlahir sebagai seorang perempuan. Melalui karakter yang dimainkan oleh Fatima
Sana Syaikh dan Sanya Malhotra menggambarkan bagaimana perempuan yang masih
dilabeli dengan stereotip sebagai makhluk yang semestinya hanya memiliki fungsi
sosial di rumah mengerjakan perkara domestik saja.
Penulisan
skrip dan karakter tokoh yang sangat kuat menjadi point penting dalam Film ini.
Dedikasi Amir Khan sangat kerasa, demi peran tokoh Ayah berusia 58 tahunan
dengan perut buncitnya ia bahkan rela mentransformasikan ukuran badannya yang
gempal dan buncit mejadi Body-fit kembali dengan latihan dan diet selama 5 bulan.
Tak hanya itu Fatima Sana Syaikh yang sebelumnya tidak suka berolahraga rela
mempelajari gerakan gulat selama kurang lebih 8 bulan untuk mendalami karakter
Geeta.
Dangal
memberikan pengalaman menonton pertunjukkan yang luar biasa komplit. Bahkan kalau
boleh dibilang, saya ragu apakah ini Film rekaan atau peristiwa sesungguhnya
saking realistiknya seluruh scene dan orang-orang yant terlibat. The movie
is entertaining, inspiring and heart warming at the same time. Apalagi ditambah
dengan alunan lagu yang mengiringi setiap adegan, sangat pas dan bikin saya
download beberapa soundtracknya hehe.
Oh
ya, Di Bagian ¾ menjelang akhir hingga akhir salah satu momen yang membuat saya
deg-dengan cemas karena beberapa adegan sangat intens dan menarik untuk
dinanti.
Kesimpulanya,
Amir Khan dengan kualitas yang sudah tidak diragukan lagi sukses menambah rasa
cinta saya kepada India berikut kebudayaanya, orang-orangnya, keseniannya. 3
Jam menonton film Dangal adalah waktu yang sangat worth it. Setiap scene
penuh makna, menghibur dan juga akan mebawa penontonya mendekonstruksi ulang tentang
apa makna keluarga, keyakinan dan banyak lagi yang tidak bisa kuungkapkan
disini.
Pokoknya
kirim Al-Fatihah buat semua yang terlibat dalam Film ini. Kalau ada kesempatan
anda harus nonton! hhe

Komentar
Posting Komentar