Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Lembaga Non Formal Masjid Syuhada

         S ebelumnya mungkin ada yang bertanya, sebenarnya ada apa saja lembaga Non Formal Masjid Syuhada itu? Lembaga Non Formal dibawah Naungan Masjid Syuhada berjumlah 4, yakni, LPQMS, PKMS, CDMS, dan PAMS. Yang pertama akan saya bahas tentang Lembaga Pendidikan Quran Masjid Syuhada atau disingkat LPQMS, adalah lembaga non formal dibawah naungan Yayasan Masjid Syuhada (Yasma), yang bergerak dibidang pendidikan Al-Quran. LPQMS menggunakan pendidikan dengan sistem kelas maupun privat,   dari tingkat pemula, tajwid, murottal, hingga tilawah. Lembaga ini dikelola oleh pengurus yang berasal dari asrama Masjid Syuhada dan juga pengurus dari luar asrama. Untuk periode 2016 - 2018 ini LPQMS memiliki Direktur baru yang merupakan Direktur pada periode sebelumnya (2014 – 2016), yakni Fikri Arief Husein.  Selanjutnya adalah Pendidikan Kader Masjid Syuhada atau disingkat PKMS, adalah lembaga yang bergerak dalam bidang pengkaderan terhadap...

Optimalisasi Dakwah di Era Globalisasi

Kajian Ahad Pagi Masjid Syuhada 17 Januari 2016 Optimalisasi Dakwah di Era Globalisasi Ada yang menarik dari kata globalisasi, banyak penafsiran mengenai hal ini. Dalam Kajian Ahad pagi Masjid Syuhada tanggal 17 Januari 2016, di Jelaskan bahwa Globalisasi adalah Era dimana batas-batas negara menjadi kabur, dengan kaburnya batas-batas negara itu di tandai dengan dengan bebas masuknya informasi maupun hal apapun ke khalayak umum, hal itu sangat berpengaruh terhadap pola perilaku umat terlebih terhadap kamu Muslimin. Kajian Ahad pagi ini di isi oleh seorang Ustadz yang memiliki nama yang cukup unik, beliau bernama Imam Mahdi, beliau  tidak mengenal istilah globalisasi, melihat kondisi zaman sekarang yang seperti ini masyarakat kita dikatakan sebagai masyarakat modern ketika sudah melakukan hal-hal yang terbaru dan lain sebagainya yang cenderung bergaya konsumtif. Dalam ceramahnya beliau mengutip yang dikatakan oleh Pakar ESQ, Ari Ginanjar bahwa manusia  modern adalah manus...

BERBAGI MANFAAT DI PENGHUJUNG TAHUN MASJID SYUHADA

            Berbicara soal tahun baru, terlebih di Indonesia, banyak hal dan polemik yang beragam apabila dikaitkan dengan agama tertentu, banyak dari umat islam di Indonesia yang melakukan perayaan-perayaan terhadap tahun baru, berhura-hura dan melakukan kegiatan yang tidak bermannfaat. Terlepas dari perdebatan mengenai Tasyabuh dan lain sebagainya, Yayasan Masjid Syuhada yang bekerjasama dengan Republika memberikan alternatif kegiatan untuk menambah Ilmu yang dilaksanakan pada Akhir Tahun 2015. Acara yang digarap dengan semangat oleh teman-teman dari Asrama Putra dan Putri Masjid ini dimulai dengan Khitan Akbar yang dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Desember di salah satu Bong Supit ternama di Kotagede, Yogyakarta. Khitan Akbar yang diikuti sedikitnya 50 Peserta ini berhasil terlaksana dengan lancar. Peserta datang dari berbagai daerah di DIY, usianya pun beragam mulai dari usia 3 sampai ada yang berusia puluhan tahun. Menu...