Langsung ke konten utama

Postingan

Review film Jawan: Drama aksi yang tak hanya menghibur, tapi juga banyak menguras emosi.

  Bagi yang tidak biasa menonton film Bolywood karena terpengaruh stimgma seperti lebay, nggak masuk akal, terkesan memaksa atau terlalu panjang, mungkin melalui karya terbaru dari Shah Rukh Khan ini stigma itu akan berubah. Mega bintang Bollywood Shah Rukh Khan kembali hadir dengan "Jawan", yang dalam bahasa Hindi berarti 'Soldier' atau tentara. Sebuah aksi bernuansa taktis tentang 'teroris' yang berniat baik dan tim penyanderaan gadis-gadis bersenjata. Setelah muncul cukup menonjol sebagai cameo dalam film pahlawan super yang sangat mistis dan fantastis, "Bramastra Part One: Shiva". Pada bulan Januari, ia muncul kembali sebagai pemeran utama dalam "Pathaan", sebuah film thriller mata-mata.  "Jawan" yang baru saja release di platform Netflix pada 2 November lalu, kuat kemungkinan akan menyenangkan penggemar SRK lama maupun baru.Sebagian yang belum tahu mungkin menilai bahwa Shah Rukh Khan raja Bollywood yang mahir di peran bernua...
Postingan terbaru

Spiritual Awakening (Pencerahan Jiwa)

Sebagian dari kita mungkin terbiasa dengan istilah “Spiritual”. Tetapi adakah diantara kamu yang tahu apa itu “Spiritual Awakening?”. Spiritual Awakening atau dalam bahasa sederhana bisa diartikan sebagai kebangkitan spiritual atau pencerahan jiwa. Wah hal apakah itu? Bagi yang baru mendengar ini mungkin terasa muluk-muluk. Tetapi ketahuilah memang inilah sepertinya frasa yang tepat untuk memberi nama hal tersebut. Spiritual awakening sejauh yang saya fahami akan dialami setiap manusia, dicari atau tidak, diundang atau tidak, terlebih jika kita cukup serius mempelajari diri kita. Yang membedakan setiap orang adalah waktu terjadinya, hal ini dapat dialami oleh usia berapapun tergantung diri kita. Jika kita selalu mencari-cari segala sesuatu makna di sekitar kita maka kemungkinan akan terjadi lebih awal. Ya, semua orang memang akan mengalaminya. Mengapa demikian? Pencerahan jiwa merupakan sesuatu yang lazim bagi setiap manusia yang lahir di dunia. Hal ini menjad...

Community Sharing SMSG Yogyakarta

Sabtu, 31 Agustus 2019 Komunitas Semua Murid Semua Guru (SMSG) berkolaborasi dengan komunitas-komunitas penggerak pendidikan, mengadakan community sharing pada Sabtu, 31 Agustus 2019 siang. Kegiatan ini dihahidir berbagai komunitas pendidikandalam rangka membahas inovasi, kolaborasi untuk kemajuan pendidikan. Beberapa yang hadir antara lain komunitas Sariswara, AIMI Bantul, komunitas Ikatan Guru Indonesia, Forum Anak Desa, Pendopo Home Schooler, Komunitas Guru Belajar dan Komunitas Broad Game Sebangku.com. dalam kesempatan ini turut hadir Head of Program Semua Murid Semua Guru Jakarta,Widita Kustrini.Dita mengajak untuk membangun kesadaran masyarkat. “kita perlu Merubah kesadaran yang tadinya inovasi itu hanya dilakukan oleh pemerintah, menjadi kesadaran Masyarakat bahwa inovasi justru sebaiknya dari akar rumput, baik itu guru, komunitas, dan juga masyarakat” ujarnya. Salah satu perwakilan berasal dari Jaringan SMSG Jawa Barat, Wita. Ia mengakui sangat kagum denga...

DANGAL | Film komplit yang tak hanya menyentuh dan menghibur

Dalam banyak kesempatan saya selalu mengatakan bahwa Film Bollywood itu “Gila!”, ya meski tidak semuanya. Bagi yang belum tahu banyak yang mengiria Film Bollywood hanya diisi adegan meyanyi secara kolosal, menangis dan cinta-cinta romantik antara tokoh lelaki dan perempuan. Bagi yang masih berfikir demikian, maka cepat-cepatlah masuk dalam golongan orang yang judgemental, hehe. Salah satu Film yang membuat saya cukup kagum dan takjub adalah “Dangal”, film yang rilis pada tahun 2017 ini benar-benar menyuguhkan tidak hanya hiburan, dan inspirasi tetapi juga dedikasi dan kejutan lainnya. Bagaimana tidak? Amir Khan yang berperan sebagai Tokoh Mahavir Singh Phogat bertransformasi dari karakter Bapak usia 58 tahunan dengan perut gendutnya, menjadi pria muda usia 40 tahunan dengan body-fit, tentu dengan proses yang panjang. Ya! Sebuah dedikasi dan totalitas. Film yang diproduseri oleh Amir Khan Production ini menggandengn Disney untuk menggarapnya. Dari sini sudah terbayang akan s...

Menuju Malioboro dengan Lorong Waktu

Apakah anda termasuk orang yang percaya adanya sebuah lorong waktu? Kalau kamu sobat generasi 90an tentu tidak asing dengan sinetron “Lorong Waktu”. Sebuah sinetron yang terkenal oleh dua tokohnya yakni Pak Haji yang dibintangi oleh Deddy Mizwar dan tokoh Zidan (Jourast Jordy). Sinteron Lorong Waktu menggambarkan dapat membawa kita ke masa lampau sesuai yang kita inginkan. Semasa kecil Sinetron yang tayang di bulan Ramadhan ini selalu dinantikan oleh  anak-anak seangkatanku. Hari Sabtu 16 Februari 2019 lalu, aku mengalami dibawa ke sebuah lorong waktu layaknya Sinetron “Lorong Waktu” yang kita bahas tadi. Yang benar saja? Ya, memang benar hal itu terjadi. Atau setidaknya yang aku alami. Di Pagi yang cukup hangat itu, aku bersama beberapa orang lainya yang belum aku kenal melakukan “Jelajah Malioboro” Bersama Komunitas Malam Museum. Komunitas Malam Museum merupakan perkumpulan yang berfokus pada kegiatan edukasi pengetahuan serta sejarah yang dilakukan langsung di tempat b...

Ledok Code : Catatan Wadah Belajar

Sore itu, sekira pertengahan November 2018 ketika aroma tanah usai terguyur hujan cukup lebat merasuk ke dalam dada. Kami datang untuk kesekian kalinya, ke tanah perkampungan padat   dekat kami tinggal di Yogyakarta. Kampung Ledok Code. “Weh…Mas Helmi !!” Teriak Nisa, Gadis 3,5 tahun dari jauh embari berlari. Disusul oleh kawan kecil lainnya, Cello, Dzaki, Najwa, Falen yang bubar dalam permainan demi menggeromboliku. “Kok ra tau rene e mas?” Dzaki menanyakanku sambil lendotan di kakiku. “Iya, Mas Helmi nembe rampung KKN” Jawabku singkat.   “ Kok ra KKN ning kene wae?” sambutnya dengan polos. Lalu aku jawab “Ya nggak bisa, KKN yang menentukan dari kampus le”. Dzaki ini adalah seorang anak usia 8 tahun putra dari mantan ketua RT 18 tempat tinggalnya, merupakan salah satu kawan yang aktif dan cerdas, baik dalam pemahaman maupun sosial. Tampaknya mereka masih tetap sama, menjalani dunia mereka dengan penuh kegembiraan, ditengah kondisi kehidupan orang tua mere...

A Guide to Health - Sir Astley Cooley "ilmu kedokteran sebagian besar hanyalah pekerjaan tebak-tebakan"

Halo teman-teman semua, luuama sekali saya tidak mengirim tulisan dalam blog saya ini, ya karena saya terjangkiti virus malas yang kadang begitu keras menggerogoti. Nah, kali ini saya akan me-review Buku, karya Mahatma Gandhi, “A Guide to Health”. Beberapa bulan lalu ketika saya menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kulon Progo, ada banyak hal yang menarik minat saya. Selain tentang hubungan sosial masyarakat disana yang masih hangat, persaudaraan, ketulusan dan hal baik lainnya. Ada satu hal yang ingin saya sampaikan, yakni mengenai kesehatan. Banyak saya jumpai orang-orang disana dengan kondisi fisik yang masih sangat prima meski dalam usia diatas 80. Selain kondisinya sehat, mereka juga tidak pernah berurusan dengan Dokter. Dari dugaan saya mengapa mereka dapat hidup demikian, karena mereka masih mejalani hidup secara alami. Hingga bulan November tahun 2018 lalu saya menemukan buku tulisan seorang tokoh kemanusiaan   besar yang berasal India, Mohandas Kar...