Langsung ke konten utama

TPA Ledok Code Kotabaru berkunjung ke Grhatama Pustaka Yogyakarta









Baru-baru ini banyak yang bilang Kota Jogja semakin Intoleran. Pendapat ini saya rasa tidak berlaku bagi kawan-kawan kecil dari Ledok Code Kotabaru, yang  tinggal hanya beberapa meter saja dari Tugu Jogja. Dalam perjalanan bermain dan belajar ini misalnya, peserta kegiatan ini terdiri dari kawan mengaji yang beragama Islam dan kawan Kristiani. Sabtu kemarin, kami sengaja mengajak mereka untuk mengunjungi Grhatama Pustaka. Perpustakaan yang konon terbesar se-Asia Tenggara.

Perjalanan kami awali dengan berkumpul untuk membuat kesepakatan-kesepakatan selama perjalanan hingga pulang kembali. Setelah itu, kami berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing. Pertama doa untuk anak-anak muslim TPA Ledok Code, kemudian dilanjut Doa oleh kawan dari Kristiani. Saat metahari masih terasa hangat kami berjalan kaki sepanjang Jl. Ahmad Jazuli hingga Halte Trans Jogja Tugu. Sambil sesekali bertanya “Mas, Masih jauh nggak? Panas e mas!” Mereka bersuka ria bersama, menikmati perjalanan dan kegiatan. Dalam hati saya harap-harap cemas, sambil berharap mereka bisa tertib saat di Trans Jogja, semoga mereka tidak bertindak random seperti saat di rumah belajar. Hasilnya, tidak buruk, mereka tetap ceria sembari menjaga ketertiban di dalam Bus yang agak padat pagi itu.

Sekitar 20 menit kami sampai di Shelter Trans Jogja di depan Jogja Expo Center (JEC). Seperti diketahui jarak JEC dengan Grhatama Pustaka lumayan jauh bagi anak-anak seusia mereka. Mau tidak mau kami harus jalan kaki lagi, bagi saya hal ini menarik, sebagai pembelajaran bagi kawan kecilku ini bahwa untuk mendapatkan suatu hal menyenangkan, memerlukan usaha *tsahh. Setiba di Grhatama Pustaka, kami mencoba menikmati berbagai fasilitas. Fasilitasnya anara lain Ruang Baca Anak. Ruang Musik Anak, Ruang Dongeng anak. Setelah puas memasuki ruangan untuk anak-anak tadi, tepat pukul 11.00 siang kami naik ke lantai tiga untuk menonton Film di ruang Audio Visual yang kata anak-anak “Wah koyo bioskop tenan lek!”. Bagi saya Film yang diputarkan sanga bagus, mendidik dan juga menghibur.

Saat jam menunjukkan pukul 12.00 kami beristirahat sejenak di taman yang ada di lantai dasar Grhatam Pustaka, bagi yang kawan Muslim, mereka menunaikan Sholat secara berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan Makan Siang. Kawan-kawan kecilku ini sepertinya tergoda untuk menonton Film 6D yang ada di lantai dasar, setelah berembug panjang karena ternyata harus bayar Rp. 10.000,- per orang akhirnya kami bersama-sama menyaksikan Film 6D. Suasana menjadi meriah dan heboh, sebab dalam film ini kita seperti terlibat langsung dalam cerita. Hal ini disebabkan oleh kursi yang bisa bergerak sesuai alur cerita, efek suara, efek angin, efek air hingga adanya efek gelembong sabun.

Setelah puas bermain seharian, akhirnya kami pulang. Sesuai rencana awal kami, kami akan pulang dengan menumpang jasa taksi daring (online). Karena jumlah kami tidak sedikit, jadi kami harus menyewa 2 mobil taksi daring. Perjalanan lancar, dan kami semua pulang dengan hati senang :).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

On The Job Training

Januari 2013         Saya dengan dua teman saya OJT di Serotama Teknologi Informatika, apa itu STI? STI (Serotama Teknologi Informatika) adalah sebuah semacam instansi kantor yang melayani penjualan software, maintenance, reparasi laptop dan komputer. Kita disini juga akan diajarkan tentang Mikrotik Routerboard .. Mikrotik tentu sangat rumit dan jika lulus akan mendapat sertifikat yang baiasanya diberikan di academy mikrotik.. banyak hal seru dan menarik dalam kegiatan OJT ini, selain memperoleh pengalaman di dunia kerja secara langsung, kita juga dapat ilmu bagaimana bergaul dengan orang-orang yang cerdas, punya visi dan religius. Seperti apa religius itu, Beliau adalah Pak Sony, pimpinan perusahaan Serotama, Pria lulusan Ekonomi UGM ini kini sudah memiliki pelanggan di seluruh Indonesia, mulai dari Ujung barat Sumatera hingga Papua. Bapak 3 orang anak ini sangat menekankan kepada karyawannya untuk selalu taat keapada Allah, hal itu ditunjukan dengan di...

Wonder (2017) Kebaikan dan karakter, modal utama menjadi manusia.

Wonder (2017) Kebaikan dan karakter, modal utama menjadi manusia. Sutradara : Chbosky Diangkat dari novel karya R.J Palacio Saat pertama kali melihat poster film ini sebagian orang mungkin menganggap film ini bercerita mengenai keajaiban seorang anak dari luar angkasa. Hal itu yang terfikir di benak saya ketika melihatnya. Setelah menyaksikan secara penuh ternyata hal itu tidaklah tepat. Lalu apa yang diangkat dalam film ini? Cerita di awali dengan pengenalan tokoh utama dalam Film ini, seorang anak laki-laki dari sebuah keluarga di wilayah New York, Amerika Serikat. Secara umum keluarga ini sama seperti keluarga yang lain. Hal yang membedakan adalah adanya anggota mereka yang memiliki penampilan fisik yang berbeda di bagian wajahnya. Dengan pembawaan yang santai khas film keluarga, adegan pertama memperkenalkan tokoh utama, Auggie Pullman (Jacob Tremblay). Ia dilahirkan dengan cara yang seru dan meriah. Sesaat setelah ia keluar dari rahim ibunya, Isabel Pullman (dipera...

Design Jacket EDGE

untuk temen temen gelombang dua, ini adalah design Jaket yang sudah disepakati siswa gelombang satu, diusahakan tanggal 22 juni 2013 membayar DP sebesar Rp. 50.000,- di Eka Dely, agar saat liburan udah bisa dikerjakan, dan saat kelas 3 sudah jadi, lalu dapat dipakai saat Studi Wisata :) Bahan Diadora (kaya punya PI) ga ada brand Nike, yg diatas hanya contoh, nama di bagian belakang bawah..